Laki-laki adalah makhluk yang menarik perhatian kaum perempuan, terkadang perempuan rela melakukan apa saja untuk menarik perhatiannya. Tapi tidak halnya bagi orang yang mengalami fobia laki-laki (androphobia). Androphobia adalah ketakutan abnormal yang terjadi secara terus menerus terhadap kaum laki-laki. Dalam kebanyakan kasus kondisi ini disebabkan oleh peristiwa traumatis, seperti pernah melihat ibunya dilecehkan secara fisik, verbal atau pernah menjadi korban pemerkosaan. Hal ini akan berkaitan erat dengan rasa takut yang melekat di memori orang tersebut.

Fobia terhadap laki-laki ini bisa memiliki efek buruk terhadap kehidupan pribadi dan profesionalitas kerja seseorang, karena itu sebagian besar penderita androphobia memilih hidup sendiri tanpa melakukan perawatan psikologis. Meskipun orang tersebut bisa hidup normal, tapi mungkin tidak pernah tahu seperti apa sebuah pernikahan.

Hal ini bisa mengganggu karena setiap hari seseorang pasti akan bertemu dengan kaum laki-laki dimanapun orang tersebut berada. Kondisi ini tentu saja akan membuat seseorang tidak bebas melakukan kegiatan sehari-hari atau bekerja untuk mencapai karir yang diinginkannya.

Ada beberapa gejala yang menyertai seorang androphobia jika melihat seorang laki-laki:
1. Rasa takut terhadap laki-laki yang irasional
2. Merasa panik
3. Timbul perasaan seperti diteror
4. Jantung tiba-tiba berdetak cepat
5. Kesulitan bernapas
6. Gemetar
7. Cemas serta sering menghindari hal-hal tertentu yang berhubungan dengan laki-laki.

Meskipun fobia ini relatif tidak berbahaya, tapi rasa takut ini bisa menghalangi kemungkinan-kemungkinan seseorang mendapatkan kebahagiaan dan kesuksesan.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi ketakutan pada laki-laki ini, yaitu:

  1. Caritahu akar masalahnya. Fobia ini bisa diatasi jika seseorang mengetahui penyebabnya.
  2. Mencari bantuan profesional. Profesional terlatih bisa membantu mengatasi rasa takutnya dan membuat androphobia hidup normal tanpa rasa takut.
  3. Menggunakan pengobatan. Obat-obatan ini biasanya akan diresepkan oleh psikiater untuk mengatasi rasa takut yang mendalam. Obat ini akan diberikan jika terapi non-medication sudah tidak bisa memberikan pengaruh lagi.
  4. Cobalah melakukan hypnosis. Terapi hipnotis bisa sangat sukses dalam pengobatan fobia dan dapat digunakan oleh diri sendiri untuk mengatasi ketakutannya.
  5. Melakukan kontak dengan laki-laki secara bertahap. Hal ini biasanya memerlukan bantuan dari profesional, seseorang akan secara bertahap mulai kontak dengan laki-laki dalam situasi yang tidak mengancam hingga nantinya durasi kontak tersebut akan meningkat.
  6. Latihan metode pernapasan dan berbicara sendiri (self-talk). Berbagai teknik mengenai pernapasan dan bicara sendiri (memotivasi diri sendiri) bisa membantu mengurangi kecemasan yang terkait dengan objek dari fobia.

Sumber: http://health.detik.com/read/2010/06/04/153056/1370040/766/ketika-perempuan-fobia-pada-laki-laki

Iklan