Seseorang yang mempunyai keinginan bunuh diri pada umumnya dipicu karena faktor depresi yang tak dapat dikendalikan. Dan sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa pria yang memiliki IQ rendah 9 kali lebih rentan melakukan bunuh diri.

Penelitian sebelumnya menemukan bahwa di kalangan pria muda yang mencoba bunuh diri telah dikaitkan dengan tingkat kecerdasan atau Intelligence Quotient (IQ) yang lebih rendah. Dari analisis yang didasarkan pada 1,1 juta kehidupan orang Swedia, ditemukan bahwa ada kaitan antara IQ rendah dan percobaan bunuh diri.

Tingkat kecerdasan yang rendah diperkirakan memainkan peranan penting dalam percobaan bunuh diri. Peneliti mencatat ini dalam sebuah laporan yang dipublikasikan secara online dalam British Medical Journal (BMJ) edisi 3 Juni 2010. Dalam studi baru, peneliti di Institut Karolinska, Stockholm, meneliti catatan medis pria-pria yang lahir antara tahun 1950 dan 1976. Pria-pria tersebut diketahui telah pernah mengalami ujian fisik dan mental selama 24 tahun.

“1,6 persen pria dari 17.736 data partisipan dilaporkan pernah dilarikan ke rumah sakit karena mencoba bunuh diri,” ujar Finn Rasmussen, seorang profesor di Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat di Institut Karolinska, Stockholm, seperti dilansir dari MSN, Jumat (4/6/2010).

Setelah menyesuaikan data untuk memperhitungkan usia pria dan status sosial ekonomi, peneliti menemukan bahwa pria-pria dengan IQ terendah hampir 9 kali lebih mungkin mencoba melakukan bunuh diri ketimbang pria dengan IQ tertinggi.

Mengingat hal baru dalam temuan ini, Rasmussen menuturkan bahwa diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memberikan pemahaman yang lebih baik. Memberikan pemahaman dan menginformasikan strategi kesehatan
masyarakat diharapkan dapat mengurangi usaha bunuh diri di masa mendatang.

Standar IQ yang normal menurut skala Stanford-Binet adalah di kisaran 85-115. Hanya 1 persen saja populasi di dunia yang memiliki tingkat IQ di atas 135. 50 persen memiliki IQ rata-rata di kisaran 90-110, 25 persen memiliki IQ di atas rata-rata dan 25 persen lagi memiliki IQ rendah di bawah rata-rata. Orang yang ber-IQ rendah di bawah 70 dan sulit berkomunikasi dengan orang lain yang biasanya disebut ‘idiot’, keterbelakangan mental atau retardasi mental.

Orang-orang seperti ini memiliki kepribadian yang unik, namun dalam kehidupan sosial sering menjadi olok-olokan. Hal ini mungkin menjadi salah satu pemicu pria-pria ber-IQ rendah ingin melakukan percobaan bunuh diri.