Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad mengingatkan negara-negara yang bersekutu dengan rezim Zionis Israel agar menghentikan dukungannya pada Israel karena era Israel akan segera berakhir. Ia mengatakan, serangan Israel ke armada kapal bantuan kemanusiaan untuk Gaza “Freedom Flotilla” menunjukkan bahwa rezim Zionis sudah kehilangan akal sehatnya.

“Era rezim Zionis sudah tamat dan filosofi Zionis sudah lenyap oleh kebohongannya sendiri. Negara AS dan sekutunya menciptakan Israel untuk mendominasi wilayah Timur Tengah kemudian menguasai dunia. Tapi hari ini, kita menyaksikan mereka memaksakan sebuah ekspedisi militer di kawasan untuk mempertahankan Israel,” tukas Ahmadinejad.
“Bahhkan para politisi paling bodoh sekalipun di dunia, tidak akan melakukan tindakan (penyerangan) itu. Jelas sudah, Israel jadi membabi buta karena terus menerus mendapat tekanan dari publik dunia,” sambung Presiden Iran.

Ia mengingatkan kembali bahwa sejarah Israel penuh dengan kekejaman. Oleh sebab itu ia mengingatkan, “Untuk para tuan besar dan para pendukung rezim Zionis, Saya beri Anda nasehat: selama lebih dari 60 tahun kalian mendukung kejahatan rezim Israel, memberikan katabelece. Cukuplah sudah. Demi kepentingan terbaik kalian semua, hentikanlah drama sejarah yang kalian buat.”

Seperti warga dunia lainnya, rakyat Iran juga mengutuk serangan brutal tentara Israel ke rombongan “Freedom Flotilla” hari Senin Subuh kemarin. Ribuan rakyat Iran turun ke jalan usai salat Jumat, memprotes serangan tersebut dan mengutuk rezim Zionis Israel. Dalam enam poin pernyataan, para pengunjuk rasa antara lain menyerukan dunia internasional dan Dewan Keamanan PBB untuk mengambil langkah yang cepat dan serius terhadap tindakan barbar Israel.

Mereka juga mendesak Organisasi Konferensi Islam dan Liga Arab untuk bersatu melawan Israel serta mendesak agar para pejabat pemerintah Israel di seret ke pengadilan internasional.