Panitia penyelenggara putaran final Piala Dunia 2010 benar-benar merealisasikan janjinya untuk mengikutsertakan banyak negara berperan aktif dalam pesta akbar sepakbola. Indonesia yang memiliki banyak fans berat si kulit bundar mendapat kemsempatan tersebut.

Merah Putih akan hadir pada parade pembukaan piala dunia tatkala mendapat kesempatan untuk mengikuti program acara bertajuk Mushanda Parade, yang akan dihelat pada 10 Juni 2010 mendatang di Burger Park, Pretoria. Indonesia akan menampilkan tim pencak silat bergaya modern.

Indonesia terpilih di antara negara-negara peserta piala dunia dan akan bergabung bersama 2 ribu peserta dengan aneka ragam bentuk dari masing-masing negara.

Pantuan wartawan tribunnews.com Mohammad Nurfahmi Budiarto yang berada di lokasi melaporkan, walau tinggal enam hari menjelang partai perdana putaran final Piala Dunia 2010 tapi persiapan tuan rumah belum seratus persen.

Jalinan alat transportasi yang dijanjikan panitia penyelenggara terhadap para penggila bola, ternyata tidak bisa terlaksana tepat waktu.

MRT dan subway yang awalnya akan beroperasi melayani minimal lima tempat, realisasinya hanya untuk jalur ‘pendek’, yakni bandara udara internasional OR Tambo menuju Sandton, yang masih termasuk wilayah Johannesburg. Kenyataan ini membuat barisan suporter yang akan menyaksikan partai di Stadion Soccer City dan Ellis Park Stadium harus mengeluarkan biaya ekstra.

Sarana tak kalah penting lain yang belum terselesaikan adalah jalan bebas hambatan alias highway. Sejak keluar dari bandara internasional OR Tambo Johannesburg, deretan pekerja, alat berat dan gundukan tanah masih beserakan hampir di sepanjang jalan tol dari Johannesburg menuju Pretoria.

Iklan