Dalam alam semesta Stephen Hawking, bahkan pesawat ruang angkasa dapat memperlambat waktu dengan kecepatan tinggi. Dengan melampaui waktu, manusia akan menemukan diri mereka dapat melakukan perjalanan jauh ke masa depan.

Hawking mengatakan bahwa akan memerlukan waktu 86 tahun bagi pesawat ruang angkasa seperti itu untuk mencapai tepi galaksi, di mana yang enam tahun akan dipakai untuk mempercepat pesawat sampai 98 persen dari kecepatan cahaya, menurut Daily Mail.

Waktu tempuh melalui dimensi keempat adalah realistis, kata Hawking, seperti mencari lubang cacing kecil dan pembesaran itu cukup untuk sebuah kapal ruang angkasa untuk menyesuaikan diri. Namun demikian, hanya waktu perjalanan ke depan yang mungkin. Kalau tidak, akan melanggar prinsip dasar hukum alam semesta – ‘penyebab sebelum akibat’.

“Jenis perjalanan waktu apapun ke masa lalu melalui lubang cacing atau cara lain mungkin mustahil, sebaliknya paradoks akan terjadi,” tulis Hawking. “Begitu menyedihkan, sepertinya perjalanan waktu ke masa lalu tidak akan pernah terjadi. Sebuah kekecewaan bagi pemburu dinosaurus dan rasa lega untuk para sejarawan.“

Untuk penggemar Star Wars, skenario ini datang tanpa kejutan. Namun Hawking mengatakan bahwa ia takut berbicara tentang waktu tempuh untuk zaman itu rasanya terlalu berlebihan.

“Dulu saya selalu menghindar apabila dihadapkan pada pembicaraan mengenai hal ini karena takut dicap sebagai orang aneh. Tapi hari ini saya sudah tidak khawatir,” tulis Hawking.

Iklan