Piala Dunia 2010 Afrika Selatan membuyarkan harapan sejumlah negara-negara yang terbiasa difavoritkan untuk lolos dari kualifikasi grup dengan mudah. Kekalahan yang tak jarang dinilai memalukan bertebaran melanda skuad Inggris, Jerman, Perancis, bahkan Spanyol yang ada di peringkat 1 versi Federasi Sepakbola Dunia (FIFA).  Terakhir adalah hasil seri antara Italia yang kini ada di peringkat 5 dengan negara peringkat 97, Selandia Baru pada laga penyisihan Grup F, Minggu kemarin.

Namun, skor ‘mengejutkan’ dan membuat syok ini bukan kali ini saja terjadi. Berikut 10 skor yang membuat tim favorit gigit jari:

Korea Utara vs Italia (1:0)
Middlesbrough, Inggris, 19 Juli 1966
Kala itu, Korea Utara baru pertama kali ikut serta dalam Piala Dunia dan dianggap tidak mungkin mengajar skuad Italia yang bertaburan bintang lapangan hijau seperti Giacinto Facchetti, Sandro Mazzola, dan Gianni Rivera. Tapi, Pak Doo-ik menghadiahi Italia kekalahan yang paling memalukan sepanjang sejarah Piala Dunia dengan gol di menit ke-42. Dan, Italia tidak pernah bisa membalasnya dan terpaksa angkat koper. Tak cukup dengan itu, pemain Italia ini dilempari buah busuk sesampainya di tanah air.

Di perempat final, Korea Utara masih menunjukkan kegarangannya dengan melibas Portugal 3-0. Namun, Portugal mampu membalas hingga skor akhir menjadi 5-3 untuk kemenangan Portugal. Empat gol diantaranya disarangkan Eusebio.

Amerika Serikat vs Inggris (1:0)
Belo Horizonte, Brasil, 29 Juni 1950
Inggris yang juga mengenalkan sepakbola ke dunia di abad 19, tidak mengambil bagian dalam ajang Piala Dunia sampai di tahun 1950 saat digelar di Brasil untuk keempat kalinya. Inggris sempat menang dalam laga perdana mereka melawan Chile dan diharapkan mampu mengatasi Amerika Serikat. Harapan tinggal harapan. Inggris yang berisi pemain seperti Alf Ramsey (di kemudian hari didaulat sebagai pelatih terbaik Piala Dunia), Tom Finney and Stan Mortensen kebobolan gol di menit ke-38.  Setelah Amerika Serikat, Inggris pun dikalahkan Spanyol dan tereliminasi.

Kamerun vs Argentina (1:0)
Milan, Italia, 8 Juni 1990
Juara dunia Argentina harus merasakan malu saat dikalahkan Kamerun di laga pembukaan Piala Dunia 1990. Gol Kamerun ini dicetak oleh Francois Omam Biyik di menit ke- 67. Kapten Argentina Diego Maradona tidak bisa mencegah kekalahan dari negara Afrika itu setelah Andre Kana Biyik dan Benjamin Massing dikeluarkan dari pertandingan.

Senegal vs Perancis (1:0)
Seoul, Korea Selatan, 31 Mei 2002
Setelah 12 tahun, negara Afrika kembali memenangi pertandingan pembukaan. Kali ini kekalahan melanda Perancis. Perancis yang kala itu adalah juara Eropa harus bertekuk lutut pada negara Senegal. Perancis keluar dari grup tanpa membuat skor.

Jerman Barat vs Hungaria (3:2)
Final Piala Dunia, Berne, Swiss, 4 Juli 1954
Di era 1950an, Hungaria dikenal sebagai tim kuat di dunia sepakbola. Saat itu, Hungaria unggul di grup dengan poin 8 sedangkan Jerman baru mengantongi 3 poin. Saat melawan Jerman, Hungaria pun sudah unggul 2-0 dari tendangan Ferenc Puskas dan Zoltan Czibor. Namun, Jerman menyerang balik dengan gol yang lebih banyak, tiga. Gol Jerman ini diciptakan Max Morlock dan Helmut Rahn. Hungaria didaulat sebagai tim terbaik yang tidak pernah menang Piala Dunia.

Uruguay vs Brasil (2:1)
Rio de Janeiro, 16 Juli 1950
Untuk menjadi juara dunia, Brasil hanya perlu seri saat melawan Uruguay. Saat itu, final penentuan pemenang Piala Dunia tidak ditentukan dari satu kali laga seperti sekarang. Dan,  Brasil yang juga tuan rumah hampir dipastikan menang.  Hanya 11 menit dari titel juara dunia itu saat ‘bencana’ bagi Brasil datang. Brasil unggul satu gol di awal babak kedua pertandingan. Namun, nahas bagi Brasil saat Uruguay berhasil menyamakan kedudukan melalui kaki Juan Schiaffino. Bahkan, melebih satu gol melalui kaki Alcide Ghiggia. Selama seminggu, Brasil menyatakan hari berkabung nasional karena kekalahan itu.

Irlandia Utara vs Spanyol (1:0)
Valencia, Spanyol, 25 Juni 1982
Gerry Armstrong selalu diingat fansnya karena berhasil menggoyang gawang tuan rumah, Spanyol dengan golnya. Meski keduanya lolos kualifikasi, namun Spanyol tak punya kesempatan untuk membalas gol itu.  Spanyol tereliminasi di putaran kedua dan hanya menang sekali dari lima pertandingan.

Aljazair vs Jerman Barat (2:1)
Gijon, Spanyol, 16 Juni 1982
Syok pertama di Piala Dunia 1982: Aljazair berhasil mengalahkan juara Eropa, Jerman. Adalah kaki Rabah Madjer yang menyarangkan bola ke gawang Jerman. Lalu disusul gol dari kaki Lakhdar Belloumi. Satu-satunya balasan Jerman dicetak Karl-Heinz Rummenigge. Namun, Aljazair gagal lolos ke putaran kedua karena pada pertandingan terakhir Jerman Barat bermain mata dengan Austria.

Selandia Baru vs Italia (1:1)
Nelspruit, Afrika Selatan, 20 Juni 2010.
Dengan peringkat FIFA 78, kemenangan negara ini di Piala Dunia 1000:1. Namun, seperti pepatah mengatakan bola itu bundar. Pemain Selandia Baru Shane Smeltz berhasil menggoyang gawang Italia.  Tertinggal 0-1, Italia membalas di menit ke-29 dari hasil penalti Vincenzo Iaquinta.

Irlandia vs Italia (1:0)
East Rutherford, Amerika Serikat, 18 Juni 1994
Tembakan pemain Irlandia, Ray Houghton menjadi satu-satunya gol yang tercipta saat Irlandia melawan Italia. Gol ini tercipta di menit ke-12.  Irlandia kemudian berhasil maju ke putaran kedua namun kalah oleh Belanda. Sementara Italia berhasil mencapai final namun kalah dari Brasil dalam adu penalti.

Sumber: timeslives.co.za

Iklan