Ada perubahan karakter fashion fans Piala Dunia 2010. Pada turnamen di tahun-tahun sebelumnya, para fans identik dengan mengenakan kaos sepakbola, mewarnai wajah hingga memakai syal dari wol. Namun, ketika Piala Dunia bergulir di Afrika Selatan fashion para fans berubah. Publik Afrika Selatan memberikan nuansa berbeda melalui dengungan vuvuzela yang sangat mengganggu telinga sebagian orang. Sejumlah fans di Piala Dunia tahun ini juga kerap ditemui orang-orang yang mewarnai gigi dengan mengenakan kacamata besar dan wig.

Sejumlah fans ini, umumnya sebagai pendukung tim Bafana Bafana, julukan bagi skuad Afrika Selatan. Pada turnamen ini, Afrika Selatan masih menyisakan satu pertandingan lagi di babak penyisihan.

“Saya pikir seluruh berita di internet sudah mempublikasikan penampilan beragam kostum yang dikenakan para penggemar timnya masing-masing,” kata Tammy Lefebure, salah seorang fans dari Afrika Selatan.

Pendukung Meksiko ada yang mengenakan pakaian pegulat, fans Jepang berpakaian pendekar samurai dan pendukung Inggris ada yang berpakaian ksatria perang salib. Hal ini dilakukan fans sebuah tim untuk mendapatkan perhatian dari imajinasi mereka masing-masing. Tentunya, para pendukung dari tuan rumah tidak mau kalah dengan fans dari tim lain. “Fans dari Afrika Selatan paling banyak memiliki ragam warna,” kata Siv Ngesi yang saat mendukung tim kesayangannya tengah mengenakan penutup kepala yang meyerupai jari kaki dan pernak-pernik khas Afrika Selatan yang melingkar di lehernya.

“Sebenarnya saya tidak menyukai sepakbola, tetapi saya sangat menyukai Afrika Selatan,” katanya.

Iklan