Seorang warga negara Amerika Serikat bersenjata yang mengaku sedang berburu pemimpin al-Qaidah Usamah bin Ladin telah dibebaskan seminggu setelah penangkapannya di Pakistan tanpa dikenakan dakwaan.

Gary Faulkner asal California tiba kembali di Los Angeles pada Rabu sore kemarin (23/6), setelah ditangkap pada tanggal 13 Juni di sebuah hutan di provinsi Nuristan Pakistan timur, di seberang perbatasan Afghanistan.

Provinsi Nuristan adalah di antara beberapa tempat di mana Usamah bin Ladin dikabarkan bersembunyi. Wilayah ini telah ditinggalkan oleh pasukan darat AS tahun lalu. Faulkner (51 tahun) mempersenjatai diri dengan sebuah pedang sepanjang 40-inci, pistol, pisau dan kacamata yang bisa dipakai untuk melihat ditengah malam – pada saat penangkapannya. Dia juga memiliki sejumlah kecil ganja di tangannya.

Beberapa jam setelah penahanannya, Faulkner dipindahkan ke ibukota Pakistan Islamabad untuk diinterogasi lebih lanjut. Di sana, ia mengatakan kepada pihak berwenang bahwa ia berada di provinsi Nuristan untuk membunuh Usamah bin Ladin dan memberikan dorongan kepada pasukan pimpinan NATO dalam perang melawan pejuang al-Qaidah. Ini perjalanan ketujuh Faulkner ke Pakistan selama beberapa tahun terakhir.

Warga Amerika ini dilaporkan sangat baik-selama berada di penjara Pakistan dan dirinya meyakini ia ditahan di sana atas “perlindungan-Nya”. Kembalinya Faulkner ke Amerika hanya berselang dua hari, setelah seorang warga negara AS kelahiran Pakistan mengklaim bertanggungjawab atas pemboman gagal di New York Times Square, di pengadilan Amerika. Sebelum pengakuannya, Faisal Shahzad ditahan di sebuah tempat yang dirahasiakan di Manhattan selama hampir dua bulan, di tempat yang ia katakan dirinya mengalami penyiksaan.