Sepasang suami istri atau kekasih dengan hubungan yang sangat erat mampu mendeteksi emosi masing-masing. Mereka dapat saling mengenali emosi seperti ketakutan, kebahagiaan maupun gairah seksual pasangan hanya dari aroma tubuh. Sebuah temuan Universitas Rice yang dimuat dalam Genius Beauty membuktikan, pasangan dengan hubungan erat secara naluriah bisa saling memahami perasaan masing-masing.

Penelitian yang dipimpin Psikolog Denise Chen ini mempelajari 20 pasangan heteroseksual yang menikah atau hidup bersama bersama selama satu hingga tujuh tahun. Para peserta ditunjukkan video untuk menginduksi perasaan takut, kebahagiaan dan gairah seksual. Di lengan mereka terdapat bantalan untuk mengumpulkan keringat.

Relawan kemudian mencium aroma keringat pasangan dan orang asing. Hampir dua pertiga pasangan mampu mendeteksi emosi pasangan dari aroma keringat. Makin lama pasangan tinggal bersama, kemampuan mengidentifikasi emosi pasangan makin peka. Sedangkan akurasi identifikasi emosi orang asing hanya mencapai 50 persen.

Iklan