Goliat Tigerfish, adalah sejenis spesies ikan karnivora yang beratnya mencapai 154 pon (77 kg) dan panjangnya mencapai 5 meter. kan ini dikenal luas sebagai makhluk ganas dengan gigi tajamnya,  dan baru-baru ini ditampilkan dalam acara dunia binatang baru “Monster River”. Goliath Tigerfish adalah salah satu dari berbagai jenis ikan besar asli Sungai Kongo, sebanyak 80 persen dari populasi ikan di sana tidak ditemukan di tempat lain di dunia. “Ikan rakasa” itu dapat berenang di arus air yang berputar dan dengan mudah menangkap ikan kecil yang tidak mampu berenang melawan arus,’ kata Animal Planet.

Ikan ini juga dapat merasakan getaran frekuensi rendah yang dipancarkan mangsanya. Sungai Kongo adalah tempat hidup bagi 686 jenis ikan. Dalam sebuah artikel yang menyorot keajaiban Kongo, World Wildlife Fund mendokumentasikan ikan eksotis dalam lingkungan perairannya. Ikan gajah memiliki organ listrik di ekor mereka yang mereka gunakan untuk bernavigasi dan berkomunikasi dengan ikan sejenisnya. Mereka juga memiliki moncong panjang untuk menyaring sedimen di dasar sungai untuk mencari makanan, seperti dilaporkan National Geographic.

Ikan berahang lebar ini mampu menghirup udara, tidak seperti halnya ikan kebanyakan. Mereka juga bisa bertahan hidup dengan pasokan oksigen yang minim atau tidak sama sekali. Selama periode kering, mereka menggali dalam lubang lumpur dan membungkus diri dalam lendir. Bichirs mirip ikan purba, “dengan sirip berlekuk dan lapisan keras pada sisik mereka.

Ikan Sungai Kongo mampu beradaptasi dengan lingkungan mereka dengan efisiensi yang luar biasa. Beberapa jenis sanggup bersembunyi dari predator di dalam air, seperti bunga bakung yang tumbuh di pesisir sungai, sementara yang lain hidup di pohon-pohon tumbang yang sebagian terendam dalam air.

Akan tetapi, beberapa nelayan kini secara berlebihan menangkap ikan atau menggunakan metode merugikan, seperti penggunaan herbisida untuk menghilangkan tumbuhan hijau yang tumbuh di sungai, bahan peledak, dan racun. Hal ini telah menyebabkan penurunan habitat beberapa spesies ikan, mengancam keragaman yang dinamis dari sungai, seperti hasil penelitian yang dilakukan oleh the Congo River Environment and Deve-lopment Project (CREDP).

Goliat Tigerfish tidak terancam pada saat laporan ini ditulis, namun tayangan di Animal Planet (dunia satwa), telah menarik banyak perhatian aktivist di wilayah tersebut.