Ilustrasi Chupacabra

Mitos adanya mahluk aneh beredar dari abad ke abad di berbagai negara. Sebutlah Bigfoot, Monster Loch Ness, dan kini yang sedang populer adalah Chupacabra. Diterjemahkan dari bahasa Spanyol, Chupacabra berarti ‘penghisap darah kambing’ atau peminum darah hewan ternak.  Tapi dalam beberapa tahun terakhir ‘Chupacabra’ ditabalkan bagi setiap makhluk aneh berbulu yang sukar diidentifikasi jenisnya. Hewan misterius itu digambarkan berkulit kebiruan, lidah bercabang, bercakar, mata merah, taring runcing dan menonjol, serta rambut tegak di punggungnya.

Chupacabra dilaporkan pertama kali terlihat di Puerto Rico pada 1995 . Lalu, dikabarkan dia muncul di sejumlah negara berbahasa Spanyol seperti Meksiko, El Salvador, Guatemala, Nicaragua, Brasil, dan Chile. Juga di beberapa wilayah Amerika Serikat, seperti New Orleans, Florida and Texas. Belakangan, mahluk itu juga dilaporkan ada di wilayah Ukraina dan Rusia.

Baru-baru ini, Juli 2010, petani di Fort Hood, Texas, Amerika Serikat memergoki seekor hewan bermuka aneh di gudang pertanian miliknya. Binatang nyaris botak tanpa bulu itu lalu ditembak oleh petugas pengontrol hewan. “Yang saya tahu, itu bukan binatang normal. Bentuknya jelek, sungguh jelek. Aku tak berbohong soal itu,” kata petugas pengontrol binatang, Frank Hackett, seperti dimuat laman Huffington Post.

Ini bukan pertama kali Chupacabra muncul di Texas. Pada Mei 2004, seorang peternak melaporkan penampakan binatang aneh yang memakan mulberry di bawah  pohon di tanah miliknya. Makhluk kurus itu memiliki telinga besar dan kulit kebiruan. Dia nyaris tak berbulu. Namun, uji genetika mengungkap hewan aneh itu hanya anjing piaraan biasa.

Di Texas, ‘penampakan’ Chupacabra paling heboh terjadi pada 2007, ketika binatang aneh, nyaris tak berulu ditemukan di wilayah pertanian di luar kota Cuero. Namun, lagi-lagi uji DNA menyebut binatang itu bukan Chupacabra, melainkan sejenis anjing hutan (coyote) setengah serigala. Dua tahun kemudian, pada 2009, penduduk Blanco, Texas menemukan bangkai hewan misterius seberat 80 pon, berkaki empat, dan buntut. Hewan itu mirip anjing hutan, tapi berkulit agak coklat dan nyaris botak. Hewan itu diduga Chupacabra.

Pada Januari tahun ini, juga tidak jauh dari Fort Worth, pekerja lapangan golf menemukan bangkai diduga Chupacabra itu. Binatang berkaki empat itu aneh, jelek dan sebagian besar berbulu. Rumor tersebar bahwa Chupacabra telah ditemukan di Texas. Meskipun, ahli biologi dari Taman Margasatwa Texas menyimpulkan bahwa binatang tersebut adalah bangkai musang.

Chupacabra, ada atau tiada?

Chupacabra selalu diidentikan dengan binatang tak berbulu atau nyaris botak. Namun, hingga hari ini belum dipastikan soal eksistensinya. Seperti dimuat laman LiveScience, kasus binatang kehilangan bulu adalah akibat dari penyakit yang disebut sarcoptic mange atau sejenis kudis. Di sisi lain, ada binatang jenis anjing langka yang tak berbulu disebut Xolo.

Lalu apa sebenarnya mahluk aneh di Fort Hood? Kemungkinan besar ‘monster’ tersebut adalah binatang dari family Canidae — yang di antaranya adalah anjing, anjing hutan (coyote), rubah, dan serigala. Juga mungkin dalam bentuk lebih kecil dari anjing, alias rakun. Meski hasil uji genetis menunjukkan hasil ‘tidak diketahui’ atau ‘tidak diyakini’, bukan berarti mahluk misterius tersebut adalah Chupacabra. Soalnya, ada kemungkinan sample yang diuji rusak, dan tidak cukup syarat untuk uji DNA.