Gerakan Zionisme yang diemban dengan baik oleh gerakan Freemasonry, telah berhasil menggarap korban-korbannya, baik di Eropa maupun di Asia. Hal ini terbukti dengan apa yang terjadi di Perancis dan di negara-negara Asia Tenggara. Freemasonry Perancis pada 1717 M berasaskan Plotisma. Istilah Plotis merupakan istilah khas mereka yang disebutkan berasal dari dialek Yunani Koin. Plot berarti ambang atau terapung,. Plotisma adalah suatu paham untuk mengambangkan segala ajaran di luar Freemasonry. Jika telah mengambang disuntikkanlah paham-paham bebas dari Freemasonry itu.

Freemasonry Perancis pada 1717 M itu terpaksa memasukkan kata-kata “Ketuhanan” dan “Trikonitas”  untuk menarik simpatik golongan Katolik.

Lima dasar dari Freemasonry Perancis :
1.    Nasionalisme
2.    Sosialisme
3.    Demokrasi
4.    Humanisme
5.    Theologi Kultural.

“Hai saudara-saudaraku dengan plotisme kita pun mendapat kunci pembuka seribu pintu kemenangan, dengan plotisme kita mempunyai seribu kunci etika pergaulan.” (Siasah Masuniyah muka 43)

Dalam dasar Freemasonry Italia terdapat perbedaan sedikit :
1.    Nasionalisme
2.    Trinitas
3.    Humanitas
4.    Sosialisme
5.    Demokrasi.

Dalam dasar Freemasonry Palestina terdapat sedikit perbedaan pula:
1.    Nasionalisme
2.    Monotheisme
3.    Humanisme
4.    Sosialisme
5.    Demokrasi

Pandit Jawarhal Nehru pernah mempunyai gagasan dasar negara India merdeka, yang dibahas di depan Indian Kongres : Panc Svila
1.    Nasionalisme
2.    Humanisme
3.    Demokrasi
4.    Religius
5.    Sosialisme

Bandingkan dengan San Min Chu I dari Sun Yat Sen :
1.    Mintsu
2.    Min Chuan
3.    Min Sheng
4.    Nasionalisme, Demokrasi dan Sosialisme

Bandingkan dengan lima asas dari Muhamad Yamin, yaitu
1.    Peri kebangsaan
2.    Peri kemanusiaan
3.    Peri ketuhanan
4.    Peri kerakyatan
5.    Kesejahteraan rakyat

Bandingkan dengan lima asas dari Soepomo :
1.    Persatuan
2.    Kekeluargaan
3.    Keseimbangan lahir batin
4.    Musyawarah
5.    Keadilan rakyat

Bandingkan dengan lima asas dari Soekarno :
1.    Nationalisme (Kebangsaan)
2.    Internationalisme (Kemanusiaan)
3.    Demokrasi  (Mufakat)
4.    Sosialisme
5.    Ketuhanan

Bandingkan dengan lima asas Aquinaldo pim-pinan Nasionalis Filipina. Lima asas ini disebut asas yang lima dari gerakan Katipunan. Sesungguhnya lima asas Katipunan ini disusun oleh Andres Bonifacio 1893 M :
1.    Nasionalisme
2.    Demokrasi
3.    Ketuhanan
4.    Sosialisme
5.    Humanisme Filipina

Empat asas Pridi Banoyong dari Thailand pada 1932 M:
1.    Nasionalisme
2.    Demokrasi
3.    Sosialisme
4.    Religius

Prinsip indoktrinasi Zionisme, agaknya cukup fleksibel karena mampu beradaptasi dengan pola pikir pimpinan politik di setiap negara. Mengenai urut-urutannya boleh saja berbeda, tetapi prinsipnya tetap sama, mengacu kepada doktrin baku Zionisme.

Sumber: http://www.suara-islam.com/news/kajian-dan-dakwah/freemasonry/370-pengaruh-doktrin-zionisme-dan-freemasonry-terhadap-pemikiran-tokoh-pergerakan-di-eropa-dan-asia

Iklan